Mengontrol Tontonan Anak bagi Ibu Bekerja

Putri saya sekarang berusia 9 bulan. Sebagai seorang ibu bekerja, salah satu risiko yang harus saya ambil dalam pengasuhan anak saya adalah menitipkannya pada orang lain. Dalam hal ini, saya memilih seorang ibu rumah tangga yang masih bersaudara jauh dengan kami. Beliau memiliki 2 orang anak perempuan dengan usia 9 dan 3 tahun, pas sekali untuk menemani putri kecil saya dalam kesehariannya.

Setiap jam istirahat, saya selalu berusahu menjenguk putri saya. Nah, di jam istirahat ini kadang saya ikut juga berinteraksi dengan anak-anak. Mereka kadang bermain dan satu hal yang tidak ketinggalan adalah menonton televisi. Biasanya sih tontonannya kalau tidak Ipin dan Upin ya VCD lagu anak Islami. Insya Allah masih tontonan yang amanlah kalau menurut saya.

Di masa kecil dulu, televisi merupakan salah satu sarana hiburan paling utama saat berada di rumah. Layaknya anak kecil lainnya, saya menonton aneka kartun yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi swasta. Paling legendaris tentu saja Doraemon yang bahkan hingga saya beranjak dewasa masih ditayangkan. Di masa itu, mungkin tidak pernah terpikir di benak saya tentang pengaruh yang akan saya dapatkan setelah menonton acara televisi tersebut. Nonton kartun adalah hiburan. Just it!

Baca juga : Belajar Menjadi Orang Tua

Read More »

Bijak Bermedia Sosial, Flashblogging bersama Kemkominfo

Jum’at, 13 Oktober 2017 lalu saya berkesempatan untuk menghadiri acara Flashblogging “Bijak Bermedia Sosial” yang diadakan di hotel Mercure Banjarmasin. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo dan dihadiri oleh para blogger yang ada di Banjarmasin. Sesuai dengan judulnya, dalam acara ini materi yang dibahas adalah bagaimana kita nemanfaatkan media sosial dalam menyebarkan sebuah berita.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan beberapa sambutan.  Setelahnya, materi pertama langsung diberikan. Materi pertama dalam acara Flashblogging ini disampaikan oleh Asrari Puadi salah satu penulis dari GNFI (Good News from Indonesia).

Dalam materinya ini, Asrari membawakan tema “Teknik Menulis Kreatif bagi Para Blogger”. Seperti yang kita ketahui, saat ini kekuatan era digital kini menjadi kekuatan yang cukup besar. Berbagai macam gerakan muncul melalui media sosial entah itu yang bernuansa politik, ekonomi juga kesehatan. Bahkan saat ini dikenal profesi bernama buzzer yang pekerjaannya adalah membuat sebuah gerakan/berita menjadi viral di mana-mana.

Read More »

Satu Tahun Bersama Female Blogger Banjarmasin

Saya mulai aktif ngeblog sejak tahun 2010 dengan menggunakan platform Multiply. Saat itu, Multiply ini bisa dibilang wadah ngeblog yang paling ramai dan tingkat keakrabannya tinggi. Bagaimana tidak ramai? Komentar bisa berbalas hingga ratusan bahkan sampai ada dramanya juga. Melalui Multiply ini, saya kemudian dipertemukan dengan beberapa teman dunia maya yang alhamdulillah juga pernah bertemu di dunia nyata bernama kopdar. Ironisnya, setelah beberapa tahun Multiply bubar karena ingin mengubah diri menjadi marketplace (yang sayangnya juga gagal).

Setelah Multiply bubar, saya memulai kembali aktivitas ngeblog di WordPress. Berbeda dengan Multiply, di WordPress ini saya harus memulai semua dari awal lagi. Follow sana sini biar dapat teman baru. Pecahan Multiply yang lain ada yang berpindah ke Blogspot. Ini tentu saja membuat interaksi jadi terasa kurang asyik mengingat komentar tak lagi bisa dua arah. Meski begitu, saya pantang menyerah. Saya tetap berusaha rutin ngeblog hingga akhirnya merasa nyaman dengan platform baru.

Setelah beberapa waktu ngeblog di WordPress, saya baru ngeh kalau dunia blogging itu sangat populer sekarang. Tak ingin menjadi katak dalam tempurung, saya akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam grup blogger yang ada di facebook. Tujuannya sih selain biar bisa nambah bacaan blog dan menemukan blogger perempuan yang satu kota dengan saya.

Ya, selama bertahun-tahun ngeblog, sebenarnya ada 1 pertanyaan yang muncul di benak saya. Apakah ada lagi Blogger Banjarmasin berjenis kelamin perempuan selain saya? Bukan berarti blogger Banjarmasin tidak ada lho, ya. Setahu saya sih sejak beberapa tahun yang lalu sudah ada satu komunitas blogger di Banjarmasin. Tapi ironisnya, sulit sekali bagi saya  menemukan blogger Banjarmasin yang berjenis kelamin perempuan (yang aktif ngeblog). Kayak nggak terindeks begitu. Saya sudah cek ke website resminya. Sayangnya pas diklik nama membernya nggak diarahkan ke alamat blog si admin? Gimana ya ini maksudnya? Jadilah selama bertahun-tahun saya ngeblog sendirian sebagai warga Banjarmasin.

Read More »

The Founder, Kisah Tragis di Balik Kesuksesan McDonald’s

Jika mendengar nama McDonald’s, pikiran kita pasti mengarah pada sebuah franchise besar dari Amerika dengan ikon huruf M besarnya itu. Namun siapa sangka ternyata di balik nama besar McDonalds ini ada sebuah kisah yang cukup memilukan. Dan saya baru mengetahuinya setelah menonton film The Founder yang dibintangi Michael Keaton.

Cerita awal The Founder dimulai dari Ray Croc, seorang sales alat pembuat milkshakes yang sedang menawarkan barang miliknya ke berbagai gerai di Amerika. Saat sedang beristirahat dari pekerjaannya, dia mendapat informasi kalau ada sebuah tempat makan yang ingin membeli banyak sekali alat pembuat milkshake yang ia tawarkan. Ray tentu saja terkejut dengan kabar ini. Pasalnya, selama ini dia sangat kesulitan memasarkan alat milkshake tersebut. Dan tiba-tiba saja ada permintaan sampai, wajar

Dengan rasa penasaran, Ray pun memacu mobilnya menuju lokasi gerai makan McDonalds. Setibanya di McDonald’s, Ray dibuat takjub dengan sistem pelayanan yang dilakukan oleh gerai makanan ini. Tak seperti gerai makanan lain yang kerap dikunjunginya, di mana para pengunjung menunggu pesanannya (sampai lumutan) di dalam mobil, maka McDonald’s menggunakan sistem antrian. Para pengunjung yang ingin menikmati burger harus mengantri. Ajaibnya, mereka hanya perlu menunggu sekian menit hingga pesanannya diserahkan. Sangat efisien!

Baca juga : Hindi Medium, Cerita tentang Pencarian Sekolah Terbaik untuk Anak

 

Read More »

Melihat Keindahan Dunia dengan Balon Udara

Salah satu posisi yang saya sukai saat naik pesawat adalah duduk di dekat jendela. Dengan duduk di dekat jendela ini, membuat saya bisa menikmati pemandangan yang ada di bawah sana. Saya bisa menyaksikan kota yang saya tinggali mulai mengecil, hingga akhirnya hanya terlihat seperti titik-titik mungil. Saya juga kadang dibuat terkagum-kagum dengan keindahan lampu-lampu yang menutupi sebuah kota saat penerbangan tiba di malam hari. Semuanya terlihat begitu indah dari balik jendela pesawat tersebut.

Nah, jika memandang pemandangan alam dari jendela pesawat saja sudah menyenangkan, bagaimana ya rasanya jika bisa mengapung di udara sambil berkeliling melihat keindahan pemandangan alam sekitar dari atas ketinggian? Pasti keren banget, ya? Nyatanya, hal tersebut memang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan balon udara.

Saat ini, terdapat banyak paket wisata balon udara yang banyak ditemukan di berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan benua Eropa, Afrika, Kutub Utara, juga kawasan Asia. Tertarik untuk melakukan wisata balon udara? Dengan booking tiket online kita bisa berkunjung ke 5 negara berikut ini, dan menikmati keindahan dunia dengan berwisata balon udara:

Baca juga : 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan bagi Flashpacker Pemula

Read More »