Review Claire’s Breastpump

Bagi ibu menyusui yang bekerja, pompa ASI jelas merupakan salah satu alat tempur yang penting untuk dimiliki. Saya sendiri sejak kehamilan memasuki trimester dua sudah mulai melakukan survey terhadap pompa ASI ini. Tahu sendiri kan harga pompa ASI nggak bisa dibilang murah. Waktu itu sih pengennya beli pompa ASI sekelas Medela. Lucunya saat menanyakan harga dari pompa yang diincar, penjaga toko malah menawarkan merk lain.

“Pompa Claire’s bagus juga lho, Mbak,” begitu kata gadis muda tersebut pada saya.

“Oh ya? Banyak yang beli ya?” tanya saya lagi.

Gadis penjaga toko tersenyum menganggukkan kepalanya. Sayangnya karena memang belum yakin ingin membeli pompa yang mana akhirnya saya hanya menganggukkan kepala seraya meninggalkan toko bayi tersebut.

Setelah melahirkan, karena masih tak bisa kemana-mana saya minta tolong suami membelikan pompa ASI. Pada suami saya minta untuk membeli merk Pigeon. Saat pulang, dia malah membawa pompa ASI Claire’s manual. “Harganya lebih murah,” katanya seraya memperlihatkan struk pembelian. Di sana tertera angka sekitar 135.000 rupiah.

Read More »

Tarif Listrik yang Naik

Gambar : Pixabay

Awal bulan ini saya sukses dibuat kaget oleh mesin ATM. Saat itu seperti biasa saya akan melakukan pembayaran tagihan listrik dan telepon lewat ATM. Lalu saat akan membayar tagihan listrik, gerakan tangan saya terhenti. Saya lihat lagi tagihan yang tertera di hadapan saya. Tiga ratus ribu? Nggak salah nih? Tanya saya dalam hati. Saya cek kembali nama dan bulan tagihan yang tertera di layar. Bukan apa-apa. Sebelumnya saya juga pernah harus membayar tagihan listrik dengan nominal yang cukup besar. Tapi itu karena saya salah masukkan nomor rekening di bulan sebelumnya. Jadinya untuk bulan berikutnya saya harus membayar tagihan untuk 2 bulan.

Kembali lagi ke cerita tagihan bulan ini, karena nominalnya yang cukup besar akhirnya saya putuskan menunda dulu pembayaran listrik. Rencananya sih saya mau konfirmasi dulu ke pihak PLN berapa banyak pemakaian listrik di bulan Maret, sekalian mengetahui berapa kenaikan tarif yang diberlakukan di tahun 2017 ini.

Beberapa hari kemudian saya pun menyambangi kantor PLN. Saya disambut oleh petugas yang dari raut wajahnya sudah tahu maksud kedatangan saya. Setelah menyebutkan nomor rekening PLN di rumah, petugas itu pun memperlihatkan jumlah pemakaian listrik untuk bulan Maret.

“Untuk bulan ini pemakaiannya memang lebih banyak, Mbak,” begitu kata petugas yang melayani saya hari itu.

Mata saya tertuju pada angka yang diperlihatkan layar. Benar kata petugas tersebut. Ternyata untuk bulan Maret kami sekeluarga menghabiskan kurang lebih 300 kwh. Padahal biasanya cuma sekitar 200 kwh.

Read More »

Pengalaman Ganti LCD Lenovo A7000

Gambar : Pixabay

Awal tahun 2016 lalu saya membeli sebuah ponsel baru, Lenovo A7000. Saat itu ponsel ini sedang hangat-hangatnya dan saya beli dengan harga sekitar 2 juta rupiah. Selama satu tahun pemakaian, bisa dibilang saya cukup puas dengan performa ponsel buatan Cina ini. Kameranya lumayan oke, memori bisa ditambah hingga 32 GB, sudah mendukung 4G dan sinyalnya juga bagus. Sayangnya, karena keseringan jatuh, ponsel Lenovo A7000 itu pun performanya mulai melemah.

Awalnya saya tanpa sengaja menemukan retak pada bagian kamera depan ponsel. Berhubung jarang selfi, saya membiarkan saya retak yang ada pada kamera depan itu.  Beberapa waktu berlalu, ponsel saya semakin sering terjatuh. Untuk kali ini, bukan hanya bagian kamera yang jadi korban, namun juga bagian layar sentuh pada ponsel. Jadi khusus untuk bagian kanan ponsel tidak terlalu respon jika disentuh. Akibatnya saya jadi agak kesulitan untuk mengetik terutama untuk huruf P, L, tombol delete, dan send. Puncaknya, saya baru bisa mengetik dengan maksimal jika posisi ponsel diubah menjadi mendatar. Jujur ini bukan posisi yang enak bagi saya dalam memegang ponsel dan mengetik. “Hmm.. kayaknya memang sudah waktunya ganti LCD,” kata saya akhirnya.

Saya pun mulai melakukan survey harga LCD untuk Lenovo A7000 milik saya ini. Dari beberapa toko online saya dapatkan kisaran harga 190-300 ribu untuk LCD ponsel saya. Yah, kalau dibanding beli baru jelas masih murah dong. Tapi setelah dipikir lagi kalaupun saya beli LCD online gimana cara saya masangnya? Trus yakin nggak LCD yang dibeli benar-benar pas dengan ponsel saya? Dengan pemikiran ini akhirnya saya pun memutuskan untuk membawa ponsel saya ke tempat perbaikan ponsel di dalam kota saja. Sebelumnya, saya bertanya kepada salah satu rekan kerja perihal biaya penggantian LCD di kota Banjarmasin.

Read More »

[Review] Just Miss Ultimatte Lip Cream No. 12

“Aku beli lipstik baru, nih!” kata adik perempuan saya saat ke rumah beberapa waktu lalu. Saat itu dia baru pulang dari mall sambil menunjukkan beberapa buah lipstik yang baru dibelinya. Just Miss, merk lipstik itu, sebuah merk kosmetik lokal yang dikenal karena harganya yang sangat terjangkau.

“Wih Just Miss lip cream. Sudah ada, yak? Berapaan?” tanya saya saat melihat barang yang dibawanya. Ada 3 buah kalau tidak salah. Saya sendiri juga memiliki beberapa produk Just Miss berupa lipstik dan pensil alisnya. Nah, kalau jenis lipstik terbaru ini saya baru tahu dari baca komentar di Youtube Beauty Vlogger kesayangan. Dari yang saya lihat di review para beauty vlogger, warna yang dikeluarkan Just Miss Ultimatte Lip Cream ini cantik-cantik.

“Tiga puluh ribuan aja,” jawab adik saya. Ia kemudian memulas salah satu lipstik yang dibelinya tersebut.

“Wah, bagus tuh warnanya,” kata saya saat melihat hasilnya. Saya pun ikut mencoba lipstik yang dikenakan adik saya, dan ternyata warnanya juga bagus di bibir saya.

“Mau nitipkah?” tanya adik saat melihat saya begitu antusias dengan lipstik di tangan saya.

“Iya, dong. Nanti kalau kamu ke DM lagi aku titip, yak,” kata saya kemudian.

Read More »

Berkata “IYA, BOLEH” pada Anak, Kenapa Tidak?

Sabtu, 25 Maret yang lalu, saya berkesempatan menghadiri Seminar Parenting yang diadakan oleh Dancow Parenting Center di Hotel Golden Tulip Banjarmasin. Ini adalah kali kedua saya menimba ilmu parenting melalui Dancow Parenting Center. Jika pada seminar sebelumnya membahas tentang perlindungan yang optimal bagi tumbuh kembang si Kecil, maka untuk seminar kali ini, tema yang diangkat adalah Berkata IYA BOLEH Untuk EKSPLORASI Si Kecil.

Acara seminar dimulai sekitar pukul 09.30 Wita, dengan pengisi acara yang tentunya sudah ahli di bidangnya. Acaranya sendiri dibuka oleh Shahnaz Haque, yang pada kesempatan hari itu membawa serta salah satu putrinya yang katanya nih suka main drum juga seperti ayahnya.

Adapun para pengisi materi pada hari itu adalah DR. Dr. Rini Sekartini, Sp(A)k yang berprofesi sebagai dokter anak, Bunda Vera Itabiliana Hadiwidjojo S. Psi., Psi yang akan membagikan materi seputar psikologi dan Bunda Sari Sunda Bulan, AMG, yang merupakan seorang ahli gizi.

Materi yang diangkat pada seminar Dancow Parenting kali ini tentunya berkaitan dengan tumbuh kembang si Kecil. Jadi, secara umum, ada 3 hal yang diperlukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil. Ketiga hal tersebut adalah nutrisi, cinta dari orang tua, dan stimulasi. Nah, ketiga aspek inilah yang kemudian dijabarkan oleh para nara sumber yang mengisi seminar Dancow yang saya ikuti. Sok lah mari kita bahas ketiga aspek tersebut secara rinci.

Read More »