Melihat Keindahan Dunia dengan Balon Udara

Salah satu posisi yang saya sukai saat naik pesawat adalah duduk di dekat jendela. Dengan duduk di dekat jendela ini, membuat saya bisa menikmati pemandangan yang ada di bawah sana. Saya bisa menyaksikan kota yang saya tinggali mulai mengecil, hingga akhirnya hanya terlihat seperti titik-titik mungil. Saya juga kadang dibuat terkagum-kagum dengan keindahan lampu-lampu yang menutupi sebuah kota saat penerbangan tiba di malam hari. Semuanya terlihat begitu indah dari balik jendela pesawat tersebut.

Nah, jika memandang pemandangan alam dari jendela pesawat saja sudah menyenangkan, bagaimana ya rasanya jika bisa mengapung di udara sambil berkeliling melihat keindahan pemandangan alam sekitar dari atas ketinggian? Pasti keren banget, ya? Nyatanya, hal tersebut memang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan balon udara.

Saat ini, terdapat banyak paket wisata balon udara yang banyak ditemukan di berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan benua Eropa, Afrika, Kutub Utara, juga kawasan Asia. Tertarik untuk melakukan wisata balon udara? Dengan booking tiket online kita bisa berkunjung ke 5 negara berikut ini, dan menikmati keindahan dunia dengan berwisata balon udara:

Baca juga : 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan bagi Flashpacker Pemula

Read More »

Cerita Perjalanan ke Makassar

“Sudah sampai mana?” tanya suara di ujung telepon pada saya yang sedang berada dalam sebuah mobil menuju bandara.

“Sudah sampai Liang Anggang, Bu,” jawab saya dengan suara bergetar. Jam di pergelangan tangan saya sudah menunjukkan pukul 17.20, empat puluh menit sebelum pesawat saya berangkat.

Hari itu adalah hari keberangkatan saya ke Makassar. Seharusnya pukul 16.00 saya sudah berangkat dari rumah menuju Bandara Syamsudin Noor. Namun karena kurangnya koordinasi antara saya dan suami masalah pemesanan taksi online, pukul 16.45 kami baru berangkat menuju bandara. Perjalanan dari rumah kami ke bandara memakan waktu kurang lebih 30 menit. Namun dengan kondisi jalan yang padat karena jam pulang kerja tentu saja waktu tempuh ini bisa lebih lama beberapa belas menit. Bayangkan bagaimana paniknya saya saat itu.

“O ya sudah nggak apa-apa. Insya Allah sempat aja. Minta sopirnya lebih cepat, ya,” kata suara tersebut lagi menenangkan saya.

“Iya, Bu,” jawab saya lagi. Saya kemudian meminta pengemudi taksi online untuk memacu mobilnya lebih cepat. Dalam hati saya tak putus-putusnya berdoa semoga pesawat yang akan kami tumpangi tak meninggalkan saya.

Baca : Menginap di Hotel Four Points Sheraton Makassar

Read More »

Merencanakan Liburan ke Bali

Sekitar 9 bulan yang lalu, suami saya mendapat undangan untuk menghadiri sebuah acara yang katanya sosialisasi pariwisata. Undangannya sendiri disampaikan lewat telepon dan sms yang entah dari mana bisa mendapatkan nomor telepon suami saya. Untuk bisa lebih menarik minat suami, diberikan juga voucher menginap di hotel bintang 4 di Bali jika suami menghadiri acara tersebut. Mendnegar kata Bali, saya dan suami tentunya tertarik dong dengan penawaran ini. Apalagi untuk saya, yang merasa ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog. Dalam pikiran saya, acara yang ditawarkan ini semacam seminar atau obrolan tentang wisata.

Baca juga : Menginap di Hotel Four Points Sheraton Makassar

Maka dengan penuh persiapan saya (yang saat itu hamil tua) dan suami pun berangkat ke lokasi acara yang lokasinya juga di hotel bintang 4 di kota saya. Begitu tiba di hotel, saya agak bingung kenapa kok formatnya kayak orang wawancara atau konsultasi begitu? Jauh sekali dengan bayangan saya akan sebuah seminar. Begitu memasuki ruangan, barulah saya ngeh kalau undangan yang kami hadiri ini adalah program rekrutmen sebuah klub wisata. Jadi dalam programnya ini, anggota yang berhasil direkrut diiming-imingi akan bisa berlibur ke berbagai tempat dengan cara mengumpulkan poin-poin tertentu. Poinnya sendiri tentunya dihitung dari uang yang diangsurkan setiap bulannya. Yah intinya nabunglah.

Read More »

Menginap di Hotel Four Points Sheraton Makassar

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat tugas dinas untuk mengikuti pameran IWWEF (Indonesia Water Wastewater Expo and Forum) yang diadakan di kota Makassar. Berhubung anak saya masih berusia 8 bulan, saya pun meminta izin untuk mengajaknya serta dalam tugas dinas ini. Alhamdulillah permintaan saya dikabulkan. Jadilah kemudian saya berangkat ke Makassar bersama anak dan suami, tentunya dengan biaya tiket dan kamar yang saya tanggung sendiri.

Dalam mengikuti acara ini, pihak kantor saya mengutus 17 orang untuk bertugas menjaga stand perusahaan dan mengikuti beberapa seminar yang dilaksanakan selama IWWEF berlangsung. Karena hotel tempat acara diadakan sudah penuh, maka beberapa orang diinapkan di hotel yang terletak tak jauh dari pusat acara. Saya sendiri beserta beberapa karyawan yang lain menginap di tempat IWWEF berlangsung, yakni Hotel Four Points Sheraton Makassar.

Hotel Four Points Sheraton Makassar merupakan salah satu hotel bintang 4 yang terletak di Jl. Landak Baru No.130, Banta-Bantaeng, Rappocini, Kota Makassar. Saat pertama kali tiba di hotel, saya disambut oleh lobby yang sangat luas dengan banyak kursi di dalamnya. Bagi yang ingin duduk-duduk santai lobby ini termasuk nyaman sekali. Oh, ya, sebelum memasuki pintu hotel, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan atas barang bawaan kita.

Read More »