4 Tips Perjalanan Nyaman di Kereta Api dengan Si Kecil

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan perjalanan udara bersama suami dan putri kecil kami. Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka mengunjungi ibu dan bapak mertua yang tinggal di kota Tangerang sana. Kebetulan juga ini adalah perjalanan pertama kami membawa bayi dengan jarak yang cukup jauh. Alhamdulillah perjalanan pertama kami tersebut berjalan cukup lancar. Anak saya tidak terlalu rewel baik di perjalanan maupun selama berada di rumah kakek neneknya. Hal ini tentunya membuat saya ingin kembali melakukan perjalanan bersama keluarga di lain waktu.

Baca : Pengalaman Mengajak Bayi Travelling

Meski menyenangkan, kadang muncul juga perasaan was-was di hati saya terkait perjalanan dengan membawa si Kecil ini. Rasa was-was itu apalagi bukan terkait kerepotan yang harus dihadapi selama masa perjalanan. Entah itu kerepotan dalam hal barang-barang yang perlu dibawa, makanan untuk si kecil, kenyamanan hingga rasa pegal yang pasti akan muncul karena kebanyakan menggendong atau memangku si kecil. Pengalaman kemarin, saat membawa anak saya ke rumah neneknya, dia masih di awal masa MPASI. Karena di rumah mertua tidak ada kulkas, mau tak mau saya harus menyesuaikan menu untuk si kecil. Itu artinya ada beberapa teori MPASI yang tidak bisa saya terapkan saat melakukan perjalanan jauh.

Baca : MPASI: : Antara Teori dan Praktik

Read More »

5 Hal yang Perlu Dipersiapkan bagi Flashpacker Pemula

Sekarang ini, liburan alias traveling sudah seperti gaya hidup. Orang-orang berlomba-lomba meng-upload foto mereka saat sedang liburan di suatu tempat. Bahkan ada yang sampai berhutang hingga (mungkin) mengedit fotonya biar bisa pamer kalau sudah liburan. Padahal ya liburan ini kan sebenarnya sesuatu yang bisa direncanakan. Kalau kita ingin mengunjungi suatu tempat, ya berarti kita harus menyiapkan dananya terlebih dahulu alias nabung.

Dulu memang orang mengidentikkan liburan itu hanya bisa dilakukan mereka yang punya banyak uang di rekeningnya. Liburan gaya orang kaya ini biasa disebut liburan dengan koper. Lalu kemudian muncullah liburan ala backpacker yang minim biaya tapi harus siap dengan konsekuensi menginap di mana saja. Nah, ternyata sekarang ada loh jenis liburan yang berada di antara, namanya flashpacker alias flexible traveler.

Flashpacker sendiri mungkin tak jauh berbeda dengan backpacker. Bedanya seorang flashpacker memiliki prinsip selama liburan bisa melakukan apapun yang mereka inginkan bahkan kadang tanpa mempedulikan anggaran. Flashpacker akan berlibur tanpa memikirkan gengsi, penampilan ataupun identitas kelompok. Flashpacker pun tidak akan terlalu terpatok dengan jadwal yang ketat.

Read More »

4 Cara Berhemat di Bulan Ramadhan

Tahun ini merupakan kali ke-3 saya menjalani Ramadhan dengan status sebagai seorang istri, plus tahun pertama sebagai seorang ibu. Tentunya jika dibandingkan dengan Ramadhan saat masih sendiri ada beberapa hal yang berubah dalam keseharian saya. Yang paling nyata adalah dalam pengaturan keuangan plus dapur. Meski masih tinggal bersama ibu saya, namun tetap dong saya bertanggung jawab atas kelangsungan perut suami. Apalagi suami bukan orang Banjar yang otomatis lidahnya berbeda dengan saya yang Banjar tulen.

Salah satu hal yang paling berasa saat Ramadhan adalah soal pengaturan keuangan selama bulan Ramadhan. Meski siang hari kita tidak makan minum, siapa yang menjamin kalau pengeluaran bakal bisa lebih irit ketimbang di luar bulan Ramadhan. Malah bisa-bisa sebaliknya. Pengeluaran di bulan Ramadhan membengkak. Mending keluarnya buat sedekah, lah ini kebanyakan buat hal-hal yang berhubungan dengan urusan perut. Heu.

Nah, sebagai seorang pengatur keuangan di rumah, mau tak mau saya harus pintar-pintar menyiasati pengeluaran selama bulan Ramadhan. Beberapa hal yang biasanya saya lakukan antara lain:

Read More »