Pengalaman Ganti LCD Lenovo A7000

Gambar : Pixabay

Awal tahun 2016 lalu saya membeli sebuah ponsel baru, Lenovo A7000. Saat itu ponsel ini sedang hangat-hangatnya dan saya beli dengan harga sekitar 2 juta rupiah. Selama satu tahun pemakaian, bisa dibilang saya cukup puas dengan performa ponsel buatan Cina ini. Kameranya lumayan oke, memori bisa ditambah hingga 32 GB, sudah mendukung 4G dan sinyalnya juga bagus. Sayangnya, karena keseringan jatuh, ponsel Lenovo A7000 itu pun performanya mulai melemah.

Awalnya saya tanpa sengaja menemukan retak pada bagian kamera depan ponsel. Berhubung jarang selfi, saya membiarkan saya retak yang ada pada kamera depan itu.  Beberapa waktu berlalu, ponsel saya semakin sering terjatuh. Untuk kali ini, bukan hanya bagian kamera yang jadi korban, namun juga bagian layar sentuh pada ponsel. Jadi khusus untuk bagian kanan ponsel tidak terlalu respon jika disentuh. Akibatnya saya jadi agak kesulitan untuk mengetik terutama untuk huruf P, L, tombol delete, dan send. Puncaknya, saya baru bisa mengetik dengan maksimal jika posisi ponsel diubah menjadi mendatar. Jujur ini bukan posisi yang enak bagi saya dalam memegang ponsel dan mengetik. “Hmm.. kayaknya memang sudah waktunya ganti LCD,” kata saya akhirnya.

Saya pun mulai melakukan survey harga LCD untuk Lenovo A7000 milik saya ini. Dari beberapa toko online saya dapatkan kisaran harga 190-300 ribu untuk LCD ponsel saya. Yah, kalau dibanding beli baru jelas masih murah dong. Tapi setelah dipikir lagi kalaupun saya beli LCD online gimana cara saya masangnya? Trus yakin nggak LCD yang dibeli benar-benar pas dengan ponsel saya? Dengan pemikiran ini akhirnya saya pun memutuskan untuk membawa ponsel saya ke tempat perbaikan ponsel di dalam kota saja. Sebelumnya, saya bertanya kepada salah satu rekan kerja perihal biaya penggantian LCD di kota Banjarmasin.

“Mahal, Kak. Sekitar 400an,” jawab rekan kerja saya saat itu.

Saya pun mulai menyambangi beberapa tempat perbaikan ponsel di Banjarmasin. Tempat pertama, di daerah Sutoyo memasang harga 450 ribu, lalu tempat kedua yang saya datangi, sebuah toko asesoris di jalan A. Yani juga memasang harga 450 ribu. Tempat ketiga yang saya datangi masih di daerah Sutoyo memasang harga 425 ribu rupiah. Sebenarnya saat itu saya sudah berpikir memperbaiki ponsel di tempat ke-3 saja. Namun rupanya saya masih berharap ada tempat yang memasang harga lebih rendah lagi. Saya kemudian berinisiatif ke tempat perbaikan ponsel di Jalan Perintis Kemerdekaan. Di tempat ini, pemiliknya memasang harga 400 ribu rupiah. Lebih murah dari 3 tempat lain yang saya datangi. Masih belum puas dengan hasi, terakhir saya bertanya ke sebuah toko asesoris di jalan Veteran. Nah di sini malah lebih mahal lagi harganya. 485 ribu untuk beli LCD plus pasang. Dengan hasil ini, otomatis saya memilih tempat keempat untuk memperbaiki ponsel saya.

Saat akan menitipkan ponsel saya iseng saya bertanya kepada pemilik toko. “Sebenarnya berapa sih harga LCD untuk Lenovo ini?” tanya saya.

“Harga LCD-nya sih 200-an. Tapi biaya masangnya yang mahal,” jawab pemilik toko pada saya.

Saya pun menganggukkan kepala tanda mengerti. Saya kemudian menyerahkan ponsel Lenovo pada salah satu teknisi. Janjinya sih malam sudah selesai penggantian LCD-nya. Namun karena malas keluar malam, saya putuskan mengambil ponsel keesokan harinya. Besoknya, saat saya kembali ke tempat perbaikan ponsel itu, alhamdulillah layar LCD ponsel saya sudah berganti dengan sebuah pelapis biru pada permukaannya. 

“Itu tanda kalau LCD-nya baru,” kata teknisi pada saya.

Saya pun segera mencoba LCD baru ponsel saya. Bisa dibilang performanya tidak senyaman LCD bawaan sih. Tapi ya ini mungkin masalah waktu aja sampai saya terbiasa dengan LCD baru ini. Yang penting sekarang saya sudah bisa aktif lagi mengetik di ponsel. Hehe.

15 thoughts on “Pengalaman Ganti LCD Lenovo A7000

  1. Aku juga kemaren pake lenovo LCD nya rusak gara2 sering jatuh kebawah ranjang, anakku guling2 terus kalo bobo, retak.. Awalnya masih oke lama2 ga bisa hidup lg. Krn udah lumayan lama q biarin aj dilaci meja belajar

  2. sama mbak, hp saya juga a7000. udah ganti lcd juga beberapa bulan lalu gara-gara layar bagian kanan juga ngga respon (tombol back ke atas murni ngga respon semua), tapi itu tiba-tiba. hp padahal juga jarang jatuh. sempet googling dan nemu kasus yg sama disebuah forum, mereka juga ngeluh kok kasusnya lcd bagian kanan pada ngga respon.

    terus saya bersuudzon, jangan – jangan ini udah di setting sama si lenovo nya *astaga jangan ditiru*

    di solo saya ganti lcd & pasang 350. sempet tanya ke lenovo service center di solo katanya kalao ganti lcd asli biayanya 1juta. yah, berhubung dana terbatas saya cari yg kw di toko hp gitu. iya rasanya kurang mantep pas pakai lcd yg baru. warna sama tingkat responnya bagus yg lcd bawaan dari pabrik.

  3. Baca ini jadi inget sama kakak ipar aku yang kemarin LCD hpnya rusak karena dibantng anaknya. Orangnya tuh irit bangeeet, daripada bayar mahal untuk biaya pasang, jadinya dia beli LCD di online aja trus pasang sendiri, dan bisa ternyataaaaa. LCDnya bener tanpa ngeluarin uang banyak deh. Hihihihii

    • Wah keren euy bisa ganti sendiri. Tapi di internet emang ada sih tutorial ganti lcd. Tinggal kitanya aja yang berani apa nggak bongkar si hape

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *