Lika-Liku Pencarian Pengasuh untuk Si Kecil

 

Satu minggu jelang usia anak saya yang ke 3 bulan, saya harus kembali bekerja. Layaknya ibu bekerja yang lain, mau tak mau saya harus meninggalkan anak saya selama 10 jam dan menitipkan anak saya untuk diurus orang lain. Pertanyaannya adalah, ke mana saya harus menitipkan anak saya?

Sejak awal saya dan suami sudah sepakat tidak akan menitipkan anak kami pada ibu saya meski kami masih tinggal bersama beliau. Alasan utamanya sih karena ibu saya juga memiliki kesibukannya sendiri, jadi ya tidak mungkin bisa full mengurus anak saya saat ditinggal bekerja nanti. Saya sendiri sudah memberitahukan hal ini pada ibu saya dan beliau juga tidak keberatan dengan keinginan kami mempekerjakan pengasuh untuk menjaga anak kami.

“Coba nanti mama hubungi Mama X. Dia kayaknya mau kalau disuruh jagain, Tyas,” kata ibu saya sambil menyebutkan sebuah nama. Mama X ini dulunya tetangga dekat rumah yang sering juga bantu-bantu di rumah saat saya masih SMA dulu. Kabar terakhir yang kami ketahui beliau bekerja di sebuah warung makan di pinggiran kota tempat saya tinggal.

Read More »

Pengalaman Berpuasa Saat Hamil

Tahun lalu, saat sedang hamil saya memutuskan untuk tetap berpuasa. Saat itu usia kehamilan saya sekitar 3 bulan. Masa di mana biasanya ibu hamil masih dihantui oleh yang namanya morning sickness, tak terkecuali saya. Meski morning sickness yang saya alami tak separah teman-teman yang lain, namun tetap saja menimbulkan rasa tidak nyaman. Apalagi dari yang saya baca, pada usia kehamilan 13-16 minggu merupakan kondisi di mana hormon HCG berada pada level tertinggi.  Itu artinya kemungkinan mual-mual yang saya rasakan akan lebih berat ketimbang minggu-minggu sebelumnya.

Sebelum memutuskan untuk tetap berpuasa di bulan Ramadan, tentunya saya terlebih dahulu melakukan bertanya kepada dokter kandungan tempat saya memeriksakan kehamilan setiap bulannya. Dalam Islam sendiri ibu hamil dan menyusui sebenarnya mendapat keringanan untuk tidak berpuasa dengan catatan membayarnya di hari lain. Lalu bagaimana jawaban dari dokter kandungan saya?  “Asal kamu bisa makan sebanyak saat tidak berpuasa, silakan saja,” begitu kata dokter kandungan saya kala itu. Akhirnya dengan memantapkan hati saya pun memutuskan untuk tetap menjalankan ibadah puasa.

Di awal-awal Ramadan, alhamdulillah saya tidak mengalami kesulitan menjalankan puasa meski sedang hamil. Dugaan akan rasa lapar yang berlebihan ternyata tidak saya alami. Seingat saya laparnya sama seperti ketika saya menjalankan puasa saat sedang tidak hamil. Lalu soal mual? Alhamdulillah puasa justru menghindarkan saya dari rasa mual karena di masa awal kehamilan, saya mengalami mual setelah makan. Berhubung saya tidak makan selama berpuasa, jadinya mual tak terlalu terasa di siang hari. Lain halnya dengan muntah. Seperti yang saya tulis di atas, usia kehamilan 13-16 minggu merupakan puncak tertinggi hormon HCG berada di tubuh kita. Jadilah saya sempat muntah beberapa kali setelah makan sahur.

Read More »

5 Penyanyi Playback Pria Bollywood yang Wajib Diketahui

Bagi yang gemar menonton film Bollywood, sudah pasti tahu kalau film Bollywood takkan lengkap tanpa lagu dan tari-tarian. Adegannya pun tak tanggung-tanggung. Ada yang tokoh utamanya bernyanyi dan menari di tengah hujan, trus kadang dengan ajaibnya bisa pindah lokasi dari gunung ke laut. Para aktor Bollywood ini juga tahan banget dengan udara dingin. Adegan menyanyi di salju tapi pakaiannya serba tipis. Luar biasalah para pemain film India ini. Heuheuheu.

Dulunya saya mengira lagu-lagu yang kita dengar dalam film Bollywood ini dinyanyikan sendiri oleh pemainnya. Tambah keren dong ya. Sudah jago akting, suara cakep pula. Namun setelah bertahun-tahun mengikuti film Bollywood akhirnya saya pun mengetahui ada orang lain lain di balik adegan nyanyian Shahrukh Khan dan Kajol di Kuch-kuch Hota Hai dan tentunya film-film Bollywood lainnya. Saya sendiri mengetahuinya setelah membeli kaset soundtrack Kuch-kuch Hota Hai saat masih SMA dulu. Dari situlah saya tahu para penyanyi latar ini. Mereka ini kalau di kredit film disebut sebagai “Playback Singer.”

Playback Singer ini sendiri suaranya kadang cocok-cocokan loh. Misalnya playback singer A cocoknya untuk aktor B, dan begitu pula sebaliknya. Namun biasanya sih satu playback singer ini bisa mewakili beberapa aktor/aktris sekaligus. Makanya dulu saya suka bingung kok ini artis pas ngomong sama nyanyi suaranya sama dengan artis yang di film itu. Ternyata playback singer-nya sama. Hehe.

Read More »

5 Menu Asam Manis untuk Sahur

“Bangun-bangun! Sudah waktunya sahur,” begitu biasanya para ibu membangunkan anggota keluarganya saat jam sahur di bulan Ramadan.

Tak lama, satu persatu anggota keluarga pun beranjak dari tempat tidurnya. Di meja makan tampak sudah siap beberapa menu untuk disantap subuh itu. Sayangnya begitu para anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan menu yang disajikan tersebut hanya sedikit yang disentuh.

“Kok sahurnya dikit? Ntar lemes loh,” kata si ibu saat melihat anaknya makan hanya beberapa sendok makan.

“Nggak selera, Bu,” begitu jawab si anak sambil mengelap tangannya yang baru saja dicuci.

Mendengar jawaban si anak, ibupun hanya bisa menghela nafas.

***

Fragmen di atas mungkin sering terjadi di sekitar kita. Memang salah satu permasalahan yang kerap timbul saat sahur adalah kurang berseleranya kita untuk makan. Ya, wajar aja sih. Bangun subuh mata masih kriyep-kriyep eh langsung disuruh makan. Belum lagi kadang menu yang disajikan sangat tidak menggugah selera. Makin hilanglah selera makan kita saat melihatnya. Karena itulah kadang seorang ibu yang biasanya bertanggung jawab akan menu sahur harus pintar-pintar mengatur menu sahur untuk keluarga.

Kalau saya pribadi sebenarnya tidak terlalu bermasalah dengan menu apapun, mengingat saya selalu lahap makan saat sahur (asal ada ikannya). Meski begitu ada salah satu menu olahan yang sangat saya sukai jika disajikan saat jam sahur. Menu tersebut adalah menu asam manis. Duh, kalau ibu saya sudah menyiapkan menu ini untuk sahur bisa dipastikan saya nambah berkali-kali. Mungkin karena perpaduan rasa asam dan manis itu ya yang membuat lidah bergoyang.

Read More »

Orang-orang yang Bisa Mengetahui Rahasiamu

Jelang hari pernikahan, saya menyambangi sebuah salon perawatan di kota saya. Maksud kedatangan saya kala itu apalagi kalau bukan untuk melakukan rangkaian perawatan pra nikah mulai dari lulur, timung dan perawatan lainnya. Aslinya sih saya bukan orang yang rajin ke salon untuk perawatan tubuh. Bahkan setelah berhijab belasan tahun yang lalu, frekuensi saya ke salon dalam setahun bisa dihitung dengan jari. Intinya sih saya kalau ke salon cuma buat potong rambut. Heuheu.

Saat berada di salon tersebut, sebuah pemikiran muncul di kepala saya. “Wah, para pegawai salon ini termasuk pekerjaan yang bisa mengetahui rahasia orang lain,” kata saya dalam hati. Maksud dari rahasia di sini adalah rahasia yang ada di tubuh pelanggannya. Entah itu tahi lalat, tanda lahir, tato maupun rahasia lain yang kadang tak sembarang orang mengetahuinya.

Dalam keseharian kita, kadang baik secara sadar atau tidak kita membagikan rahasia yang ada pada diri kita. Entah itu pada sahabat, saudara dan orang-orang yang kita percayai. Namun ternyata ada juga orang-orang selain sahabat dan keluarga yang mengetahui rahasia yang ada pada diri kita. Entah itu rahasia dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk perkataan. Pada orang-orang ini, kita dengan suka rela berbagi rahasia kita. Berikut adalah profesi-profesi yang membuat kita harus membuka rahasia kita tersebut:

Read More »