Ounce dan Ons

Saat pertama kali mengetahui kalau saya hamil, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari berbagai informasi seputar kehamilan. Mulai dari tanda-tandanya hingga informasi mengenai perkembangan janin yang sedang saya kandung. Berhubung saat ini kita sudah sangat dimudahkan dengan adanya ponsel pintar, maka saya pun segera mencari aplikasi yang berguna untuk ibu hamil. Tentu saja ada banyak sekali aplikasi yang disediakan di playstore. Setelah coba sana-sini, akhirnya saya pun memantapkan diri memilih aplikasi Pregnancy and Baby Today untuk panduan perkembangan kehamilan saya.

pregnancy

Ada cukup banyak fitur yang disediakan dalam aplikasi Pregnancy & Baby Today ini. Mulai dari kalender perhitungan usia kandungan, komunitas buibu hamil, dan fitur lainnya yang cukup menarik . Berhubung saya lebih banyak ingin tahu tentang perkembangan janin, maka fitur yang paling sering saya buka adalah fitur Calendar, yang setiap minggunya memberi info tentang perkembangan janin.

Minggu ini kehamilan saya memasuki usia 17 minggu. Berikut adalah keterangan yang diberikan untuk kehamilan 17 minggu plus ilustrasi bagaimana kira-kira bentuk janinnya sekarang.

Ada satu hal yang menarik perhatian saya dari keterangan yang diberikan tersebut. Dalam aplikasi kalau untuk usia 17 minggu, berat bayi sekitar 5 ounce. Nah, anehnya, di artikel lain yang berbahasa Indonesia malah menyebutkan kalau berat bayi 17 minggu itu sekitar 140 gram saja. Bingunglah saya. Sebab selama ini saya tahunya 1 ounce (biasanya disebut ons) itu 100 gram sehingga kalau dikalkulasi berat janin saya sekitar 500 gram. Penasaran, saya pun melakukan konversi (lagi-lagi) lewat internet. Ternyata baru saya ketahui kalau 1 ounce = 28,34 sekiam gram, dan 1 kg = 35,27 sekian ounce. Well, kalau berdasarkan konversi yang ini sih, benar saja kalau berat janin saya sekitar 140 gram.

Pengalaman ini sendiri mengingatkan saya pada artikel yang beberapa tahun lalu sempat saya baca. Isinya tentang kesalahan orang Indonesia dalam menggunakan satuan ons. Sayangnya waktu itu saya tak terlalu memperhatikan artikel tersebut. Kemudian, setelah saya googling, ternyata sebenarnya satuan ons (bukan ounce) yang sering kita gunakan itu bukan berasal dari Sistem Internasional. Satuan ons yang kita gunakan sehari-hari (katanya) diambil dari satuan Belanda. Payahnya, satuan untuk ons ini diajarkan pada kita saat masih Sekolah Dasar dulu. Entah ya untuk sekarang, apakah masih ada pengonversian dari ons ke gram ini untuk pelajaran Matematika. Kalau pun masih ada, satuan ini hanya bisa digunakan untuk berbelanja di pasar tradisional.

18 thoughts on “Ounce dan Ons

  1. Alhamdulillah ketemu lagiiiii. Dan, hamil??? Kapan meridnya? Berapa tahun yah saya absen wepe? Banyak nih yg ketinggalan
    Anyway, selamat yah. Ikut senaaaang. Semoga lancar Ampe akhir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *