Hal yang Dirasakan pada Awal Kehamilan

Sore itu, sepulang dari outbond yang diselenggarakan oleh perusahaan, saya segera menuju kamar mandi. Padatnya aktivitas selama outbond membuat saya khawatir dengan kondisi kandungan yang masih sangat muda. Apalagi sebelumnya saya juga hampir terkena insiden saat mengikuti bamboo rafting. Alhamdulillah, begitu dicek, ternyata tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan seperti flek atau kram perut yang hebat.

Untuk lebih meyakinkan perihal kehamilan, beberapa hari setelahnya saya mengunjungi sebuah Rumah Sakit swasta di kota saya. Sebenarnya setelah testpack pertama, saya sudah mengunjungi dokter kandungan. Namun, karena USG yang dilakukan hanya pada bagian perut, jadilah tidak terlihat apa-apa di monitornya. Karena itulah saya kemudian memilih ke Rumah Sakit tersebut yang mana dokter kandungannya adalah wanita dan memiliki USG transvaginal. Nah, setelah di USG transvaginal ini terlihatlah kantung rahim saya plus janin yang masih berbentuk gumpalan kecil.

img_20160512_105952.jpg
Hasil USG 7 minggu

Layaknya wanita hamil umumnya, saya juga mengalami beberapa gejala terjadi pada ibu-ibu hamil pada umumnya. Beberapa hal yang saya rasakan di trimester awal kehamilan antara lain:

1. Kram perut dan payudara yang terasa gatal

Kram pada bagian perut saya rasakan sejak terlambat haid. Mulanya kram perut ini saya kira sebagai tanda-tanda akan datangnya haid. Namun setelah ditunggu hampir 3 hari, kram perut tetap berasa namun haid tak kunjung tiba. Selain itu, selama berhari-hari juga payudara saya terasa gatal. Duh, jujur aja yang ini agak sedikit mengganggu. Iseng saya cari-cari info di internet, ternyatadan kram pada bagian perut payudara gatal merupakan tanda-tanda awal kehamilan.

 

2. Mual dan muntah

Di awal-awal kehamilan, alhamdulillah saya tidak terlalu direpotkan dengan mual dan muntah yang berat. Saya merasakan mual namun masih bisa makan tanpa memuntahkan makanan tersebut. Mual yang saya rasakan juga biasanya terjadi setelah selesai makan. Periode muntah baru saya rasakan saat Ramadhan kemarin (minggu 13-14) di mana saya beberapa kali muntah setelah menyelesaikan sahur.  Tak bisa dipungkiri, rasa mual yang melanda perut sedikit mempengaruhi selera makan saya. Saya sih bilangnya, “Pas makannya enak, setelahnya jadi nggak enak.” Karena itu juga saya memutuskan untuk tetap berpuasa saat Ramadhan kemarin.

 

3. Perut kembung dan sembelit

Selain rasa mual yang kerap terjadi, di awal kehamilan saya juga mengalami perut kembung dan susah buang air besar. Selain itu, saya juga jadi sering bersendawa sesudah makan. Kesannya saya masuk angin parah dan pastinya bikin yang dengar jadi risih. He.

 

4. Ngidam

Selama awal kehamilan, alhamdulillah saya tidak menginginkan yang aneh-aneh. Paling-paling pengennya makan rendang atau beberapa makanan lain yang mudah saja didapat. Selain itu saya juga tidak memaksa harus mendapatkan makanan itu hari itu juga alias bisa di-pending makannya. Namun ada juga kejadian lucu saat momen-momen ngidam ini. Jadi ceritanya saat itu saya pulang kantor. Di lemari saya lihat ada makanan yang diberi tetangga setelah syukuran. Dalam hati saya langsung berniat makan lauk tersebut saat makan malam nanti. Sialnya, saya keduluan adik saya yang makannya sebelum saya. Saking kesalnya saya sampai nangis sesegukan pas tahu lauk yang saya inginkan sudah habis. Akhirnya untuk mengobati kekesalan saya makan nasi padang dan tetap lapar sodara-sodara! Mungkin bayinya masih ngambek karena tidak mendapatkan makanan yang diinginkannya. Hehe

Selain makanan yang diinginkan, saat awal kehamilan, ada juga beberapa makanan yang awalnya saya suka menjadi tidak terlalu suka seperti bakso dan ikan sungai. Nggak tahu kenapa, ya, selama hamil saya tidak terlalu berminat dengan kedua jenis makanan tersebut. Kuah bakso membuat saya eneg sedangkan ikan sungai saya rasanya tidak terlalu saya sukai. Padahal sehari-hari suami hanya memakan ikan sungai. Alhasil kadang-kadang saya makan dengan lauk ikan asin saja. He.

Selain itu, sempat juga saya mengalami periode tidak tahan mencium wangi sabun mandi. Tidak sampai bikin mual sih, hanya tidak suka saja dengan baunya. Ini terjadi sekitar minggu ke-10 kehamilan. Jadi setiap kali ada yang keluar kamar mandi dan saya terhirup wangi sabunnya, saya akan langsung ngomel-ngomel kebauan.

 

5. Keputihan

Kayaknya ini sudah jadi masalah umumnya wanita Indonesia, yak. Bahkan sebelum hamil pun saya sudah mengalami keputihan yang mengharuskan saya berobat ke dokter. Kalau kata dokter dan bidan sih, asal keputihannya tidak gatal dan berbau masih normal aja.

 

6. Jerawat

Saat mengetahui kalau sedang mengandung, saya pun langsung menghentikan pemakaian berbagai krim wajah. Untungnya kulit saya termasuk yang tidak terlalu bermasalah. Jadi meski tidak memakai krim pelembab dan yang lainnya, saya merasa biasa saja. Jerawat juga munculnya tidak banyak. Hanya yang berukuran kecil-kecil dan tidak terlalu mengganggu. Alhamdulillah banget, deh!

 

7. Kena flu

Sebenarnya flu bukan masalah baru bagi saya. Selama bertahun-tahun saya meyakini kalau flu yang kerap saya derita sebagai akibat dari alergi dingin. Jadi, setiap kali kena udara dingin, saya akan bersin-bersin yang jika terlalu sering akan berakhir dengan flu atau dia akan berhenti pada bersin-bersin saja. Alergi ini sepertinya diturunkan dari almarhum ayah kepada saya dan adik perempuan saya. Balik ke soal flu, namanya ibu hamil kan tidak boleh sembarangan minum obat. Alhasil saya harus bertahan dengan hidung meler dan badan yang panas dingin. Waktu periksa ke bidan juga bidannya menolak memberi obat. “Istirahat saja,” begitu katanya. Untungnya flu yang saya derita hanya berlangsung satu minggu dan saya pun bisa bernafas lega.

Kayaknya itu saja keluhan dan gejala yang saya alami saat awal kehamilan kemarin. Alhamdulillah semua sudah terlalui dengan baik 🙂

36 thoughts on “Hal yang Dirasakan pada Awal Kehamilan

  1. Waahh sama aja keluhannya. eeh bukan keluhan sih yaa, hihihi.. ini saya lagi batuk, kemarin pilek udh mendingan. ini saya lagi mikir mikir, perlu gak ya ke dokter kandungan tiap bulan dan usg? atau, selang bbrp bulan aja dan diselingi ke bidan 😀

  2. Sehat selalu ya Mbak, janinnya juga tumbuh sempurna. Aamiin. Saya dulu gak sempat ngalamin mual muntah kayak orang hamil lainnya, tau-tau sudah hamil 4 bulan. wkwkwk.

    Pas banget hari ini saya juga posting ttg dokter-dokter kandungan yang pernah saya kunjungi khususnya di Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *