Buku yang Terbaca di 2015

buku

Layaknya tahun-tahun sebelumnya, awal tahun saya isi dengan merekap jumlah bacaan yang berhasil saya tamatkan di tahun sebelumnya. Tahun 2015 kemarin saya menargetkan membaca 55 buku, sayangnya yang tercapai hanya 48 buku. Karena itulah akhirnya untuk tahun 2016 ini saya menurunkan target bacaan menjadi 40 buku saja. Pengennya sih lebih banyak baca buku-buku Islami tahun ini. Keinginan lainnya, saya bisa lebih sering membuat review dari buku-buku yang saya baca di blog buku saya di ayanabooks.wordpress.com.

Nah, buku apa sajakah yang berhasil saya tamatkan di tahun 2015? Berikut adalah daftarnya:

  1. Divergent, Veronica Roth (3/5)
  2. Rahasia Sunyi, Bramanto Anindito (3/5)
  3. Mary Poppins, PL Travers (3/5)
  4. Come One Over (CO2), Christian Simamora (3/5)
  5. Mum’s List, St. John Greene (4/5)
  6. Lapis-Lapis Keberkahan, Salim A. Fillah (5/5)
  7. Facelove, Sara Tee (3/5)
  8. Blue Vino, Kusumastuti Fischer (3,5/5)
  9. Bad Boys, Nathalia Theodora (2,5/5)
  10. Putri Tidur Thuatina, Mimosa Q (3,5/5)
  11. Galila, Jessica Huwae (3/5)
  12. Wedding Rush, Jenny Thalia Faurine (3/5)
  13. Lho, Kembar Kok Beda?, Netty Virgiantini (2/5)
  14. Not a Perfect Wedding, Asri Tahir (3/5)
  15. Cindy and The Playboy Prince, Astrid Zeng (3/5)
  16. Gumawoyo, Chef!, Dian Onasis (4/5)
  17. Pay It Forward, Emma Grace (3,5/5)
  18. Dangerous Game, Christina Tirta (3/5)
  19. Macaroon Love, Winda Krisnadefa (3/5)
  20. Minoel, Ken Terate (3,5/5)
  21. Time Travelling Fashionista: On Board the Titanic, Bianca Turetsky (3/5)
  22. Bitterballen Love, Alana Izarra (3,5/5)
  23. For a Better Tomorrow, Rini Zabirudin (3/5)
  24. Shopaholic to the Stars : Si Gila Belanja ke Hollywood, Sophie Kinsella (2,5/5)
  25. Jejak Kenangan, Rina Suryakusuma (3/5)
  26. Rovolution 2020, Chetan Bhagat (3,5/5)
  27. Insya Allah, Sah!, Achi TM (3,5/5)
  28. A Scent of Love in London, Indah Hanaco (2/5)
  29. In a Blue Moon, Ilana Tan (3,5/5)
  30. If You Could See Me Now, Cecelia Ahern (3/5)
  31. Diktator Galau, Syahmedi Dian & Genduk Gendis (2/5)
  32. The Rising Star, Angelique Puspadewi (3/5)
  33. Tiga Bianglala, Misna Mika (4/5)
  34. Koala Kumal, Raditya Dika (3,5/5)
  35. Cinta dengan Titik, Bernard Batubara (3/5)
  36. Eleanor : Do You Want To Know a Secret, Arumi E (2,5/5)
  37. Bulan, Tere Liye (3,5/5)
  38. The Lunch Reunion, Tria Barmawi (3,5/5)
  39. The Lunch Gossip, Tria Barmawi (3/5)
  40. Believe, Morra Quatro (3/5)
  41. The Real Past, Ayu Dewi (3/5)
  42. Rindu, Tere Liye (3/5)
  43. Nada Cinta Marcella, Ken Terate (4/5)
  44. My Beautiful Sunrise, Kyria (2/5)
  45. Friend Don’t Kiss, Syafrina Siregar (2,5/5)
  46. The First Phone Call from Heaven, Mitch Albom (4/5)
  47. Yozakura – Sakura Malam, Primadonna Angela (3/5)
  48. Travel In Love, Diego Christia (3/5)

0 thoughts on “Buku yang Terbaca di 2015

  1. banyak juga ya mbak…. aku tahun ini paling cuma baca 20 buku….itupun g tebel2 amat bukunya..
    hehehe
    masih ada yang belom kebaca.. hehe
    hobi nimbun buku..
    selamat tahun baru ya mbak.. semoga lebih baik 😀

  2. Wow keren banget bisa selesai 48 buku… itu satu hari rata-rata bacanya berapa buku, Mbak? Saya hanya bisa beberapa buku, mungkin malah tidak sampai sepuluh :hehe. Tapi yang penting bagi saya bukan berapa jumlahnya, melainkan paham atau tidak isinya sehingga jika ada yang bertanya bisa dijawab (maklum, buku sejarah :haha *ditempeleng* *alasan banget ini mah :hihi*).
    Semoga berhasil buat target di 2016! Makin banyak membaca, pastinya pengetahuan soal cerita dan diksi makin kaya ya. Menarik nih buat dicoba :hoho.

    • Aku malah termasuk pembaca yang lambat, gara. Satu hari paling dapatnya beberapa puluh halaman. Makanya milih bukunya yang ringan-ringan aja heuheu. Aku malah ngiri sama yang bacaannya berat-berat kayak sejarah atau nonfiksi gitu 🙂

      • Menurut saya mending membaca yang ringan-ringan tapi menikmati dan mengerti Mbak ketimbang sok-sok baca buku-buku tebal tapi tidak mudeng :haha. Dan respek saya ada pada orang yang membaca hal sederhana tapi dia mengerti ketimbang baca buku sulit tapi pas ada kasus tak bisa menghadapi :hehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *