Balada Lipstik Merah Terang

“Mbak, lihat lipstik yang itu, dong,” kata saya pada seorang pedagang kosmetik di pasar yang kerap saya singgahi. Wanita penjaga counter itu kemudian mengambil box lipstik yang saya maksud plus juga sampel warna dari lipstik-lipstik tersebut.

“Nomor 4 nya habis. Tinggal nomor-nomor yang ini aja,” katanya sambil menunjuk ke beberapa nomor. Rupanya lipstik nomor 4 dari merk ini lumayan banyak yang suka, sehingga Mbak penjual tersebut merasa perlu memberitahukannya pada saya.

Saya mulai memperhatikan sampel-sampel warna tersebut. Sebelumnya saya sudah memiliki satu buah merk lipstik lokal tersebut dan cukup suka dengan teksturnya yang agak matte. Karena harganya yang sangat murah (sepuluh ribua rupiah aja), maka saya berniat untuk membeli warna yang lain lagi.

“Hmm… warna yang mana, ya?” kata saya sedikit lirih. Jujur warna-warna yang ditawarkan agak kurang meyakinkan saya.

Saya pun mencolek sampel warna dan mengoleskannya di punggung tangan. Beberapa kali saya lakukan hal yang sama hingga kemudian saya mengambil keputusan.

“Saya beli yang nomor 2 aja, Mbak,” kata saya kemudian. Wanita itu kemudian mengambil lipstik pilihan saya dan menyerahkannya pada saya.

Sepulang dari pasar, saya pun langsung membuka segel pembungkus lipstik. Saat tutup lipstik tersebut dibuka, saya kaget berat melihat warna yang muncul. Alamak! Ini warnanya terang banget, nggak bakal cocok sama bibir saya. Meski begitu saya cukup penasaran juga dengan warnanya.

Saya pun memoleskan lipstik itu ke bibir saya. Saat memandang bayangan wajah di cermin, saya terpana. Asli warna lipstik ini menor banget! Saya perlihatkan wajah saya pada beberapa rekan di kantor dan mereka tertawa hebat melihat tampang saya yang seperti badut.

Tak mau rugi, saya pun kemudian berusaha mengakali kemenoran lipstik ini dengan menggabungkannya bersama koleksi lipstik saya yang lain. Kadang saya campur lipstik coklat, jingga, hingga pink fuschia yang saya miliki.

Mungkin karena semakin terbiasa mencampurkannya dengan warna lain, lipstik merah terang ini kini menjadi salah satu lipstik pencampur kesukaan saya. Warnanya yang merah terang memberikan kesan segar di bibir saya. So, inilah dia penampakan lipstik yang maksud. Mirabella Chic No. 2.

dsc_3291.jpg

0 thoughts on “Balada Lipstik Merah Terang

  1. kalau lihat lipstik, ingat anak pertamaku. Paling gak bisa liat lipstik. Begitu tahu ada lipstik di meja ibunya, langsung disambar terus dipakai. Aku geleng-geleng kepala aja karena umurnya yang masih 3 tahun, kelihatannya sih lucu aja…

  2. Asyik, ada yang punya lipstik baru… dan bisa juga dipakai untuk kreasi warna-warna baru ya, malah jadi unik kalau punya banyak warna dasar :hihi. Harganya juga sangat terjangkau… eh, saya jadi ingat, ibu saya juga pernah punya lipstik merk M ini tapi dulu, dulu banget, waktu saya masih kecil :hehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *