5 Menu Asam Manis untuk Sahur

“Bangun-bangun! Sudah waktunya sahur,” begitu biasanya para ibu membangunkan anggota keluarganya saat jam sahur di bulan Ramadan.

Tak lama, satu persatu anggota keluarga pun beranjak dari tempat tidurnya. Di meja makan tampak sudah siap beberapa menu untuk disantap subuh itu. Sayangnya begitu para anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan menu yang disajikan tersebut hanya sedikit yang disentuh.

“Kok sahurnya dikit? Ntar lemes loh,” kata si ibu saat melihat anaknya makan hanya beberapa sendok makan.

“Nggak selera, Bu,” begitu jawab si anak sambil mengelap tangannya yang baru saja dicuci.

Mendengar jawaban si anak, ibupun hanya bisa menghela nafas.

***

Fragmen di atas mungkin sering terjadi di sekitar kita. Memang salah satu permasalahan yang kerap timbul saat sahur adalah kurang berseleranya kita untuk makan. Ya, wajar aja sih. Bangun subuh mata masih kriyep-kriyep eh langsung disuruh makan. Belum lagi kadang menu yang disajikan sangat tidak menggugah selera. Makin hilanglah selera makan kita saat melihatnya. Karena itulah kadang seorang ibu yang biasanya bertanggung jawab akan menu sahur harus pintar-pintar mengatur menu sahur untuk keluarga.

Kalau saya pribadi sebenarnya tidak terlalu bermasalah dengan menu apapun, mengingat saya selalu lahap makan saat sahur (asal ada ikannya). Meski begitu ada salah satu menu olahan yang sangat saya sukai jika disajikan saat jam sahur. Menu tersebut adalah menu asam manis. Duh, kalau ibu saya sudah menyiapkan menu ini untuk sahur bisa dipastikan saya nambah berkali-kali. Mungkin karena perpaduan rasa asam dan manis itu ya yang membuat lidah bergoyang.

Untuk resep olahan asam manis ini sendiri biasanya sangat simpel. Cuma perlu bawang merah/bawang bombai, bawang putih, cabe, tomat dan sedikit air asam jawa/jeruk nipis untuk menambahkan rasa asam di masakannya. Masaknya pun nggak pakai lama dan kadang bisa dimakan berkali-kali. Nah, berikut adalah beberapa olahan asam manis yang bisa jadi pilihan untuk sahur:

Ikan Telang Asam Manis

Iwak telang atau yang biasa disebut tenggiri merupakan salah satu menu sahur yang selalu saya tunggu. Tenggiri yang digunakan tentu saja yang sudah dikeringkan dong ya. Biasanya ibu saya menambahkan sedikit gula merah untuk olahan telang asam manis ini. Selain enak dan menggugah selera, ikan telang asam manis ini juga bisa dinikmati sampai berhari-hari loh asal terus dipanaskan. Tapi ya kadang ikan telang asam manis udah habis dicemil duluan. Heu.

Ikan Pindang Asam Manis

Selain ikan telang, ikan pindang juga merupakan salah satu menu asam manis kesukaan saya. Cara pengolahannya juga tak jauh berbeda dengan ikan telang asam manis. Nah, biar asinnya nggak kebangetan biasanya si pindang ini direndam terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa garamnya.

Mandai

Bagi orang Banjar, mandai jelas bukan makanan asing lagi. Penganan yang terbuat dari kulit cempedak ini termasuk selalu ditunggu kehadirannya. Maklumlah, ya, dia hadirnya musiman. Untuk mengolah mandai ini, ada yang mengawetkannya dengan direndam di air garam, ada juga yang memasaknya langsung setelah kulitnya dibersihkan. Selain diolah menjadi menu asam manis, mandai juga bisa digoreng langsung seperti menggoreng ikan atau bisa juga dibikin masak pedas.

Perut Ikan Gabus/Haruan

Saya baru mengenal olahan perut ikan gabus/haruan ini beberapa tahun yang lalu. Saat itu ada acara halal bihalal di rumah salah satu rekan kerja, dan salah satu menunya adalah perut ikan gabus/haruan ini. Waah, asli deh saya langsung suka sama olahannya yang lagi-lagi dibikin asam manis. Hihi. Saya sendiri pernah mencoba mengolah sendiri perut ikan gabus/haruan ini. Namun mungkin karena kurang pintar mengolahnya jadi bau amisnya masih terasa. Perut ikan gabus/haruan ini bisa didapat dari para penyiang ikan haruan yang ada di pasar. Biasanya saat menyiang ikan gabus/haruan, para penyiang ikan ini akan mengumpulkan bagian perutnya untuk ditawarkan kembali kepada mereka yang berminat.

Udang Asam Manis

Udang merupakan salah satu makanan favorit saya sepanjang masa. Mau itu udang sungai atau udang laut saya tetap suka. Di rumah saya sendiri, udang paling sering dimasak asam manis dan termasuk menu yang sering menjadi rebutan antara saya dan adik. Apalagi kalau jenis udang yang dimasak itu udang sungai yang ukurannya agak besar. Duh, pasti ibu saya wanti-wanti agar makannya jangan banyak-banyak. Heuheu.

Nah, kalau hal yang paling bikin malas dari si udang ini adalah proses menyiangnya, apalagi kalau yang dibeli itu jenis udang sungai yang kecil-kecil. Asli deh bikin jari-jari mengembang saat menyianginya. Lucunya saya paling anti membeli udan yang sudah dikupas duluan. Selain karena harganya yang sedikit lebih mahal, saya juga selalu beranggapan kalau udang tersebut sudah tidak segar lagi. Karena itulah kalau berbelanja udang saya selalu memilih yang ukurannya agak besar atau udang laut.

Itulah dia 5 menu asam manis pilihan saya untuk sahur. Kalau kamu, sukanya menu apa?

 

20 thoughts on “5 Menu Asam Manis untuk Sahur

  1. Suamiku juga suka sama masakan yang berbumbu asam manis mba, makanya aku jadi ikut-ikutan deh. Hehe.
    Dari 5 menu itu telang asam manis paling favorit deh, apalagi siang-siang bareng nasi panas, sayur bening, dan teh es.
    Duh, puasa ya, jadi pengen buka pake masak asam manis deh

    • kalau di rumahku yang doyan iwak telang dan pindang asam manis ini cuma aku sama mamaku. jadilah kalau bikin menu itu aku sendiri yang ngabisin berhari-hari. wkwkwk

  2. Makanan asam manis emang bikin seger, apalagi buat sahur.. karena Raya masih kecil blm ikutan sahur jd blm bisa protes soal makanan 😀 Kl buat suami sahur yg penting ada sayur & sambel biar lbh selera katanya..

    • wah suaminya nggak ribet ya, mbak. kalau suami saya dikasih pete aja kayaknya biar lahap makannya. heu

  3. bumbunya minimalis ya…sering pakai bumbu semacam ini tapi minus air asam/jeruk nipis, coba ah kapan-kapan. terimakasih tips nya mbak…

  4. Tdnya aku berharap ada fotonya :). Ada bbrp makanan yg aku ga kebayang, kyk mandai dan perut ikan haruan :D. Coba aku google deh mba.. Penasaran bgt itu seperti apa 😀

  5. Ooo dikasih air asam jawa atau jeruk nipis yah? Saya pakai saos tiram, hehe. Tapi rasa asin ajah sih, gak terlalu suka asam. Kemarin nyetok banyak soalnya cek di priceza.co.id lagi promo…lumayan saos tiram bisa buat menu sate juga

    • kalau di rumah jarang masak pakai saus tiram, mbak. pernah nyoba masak pakai saus tiram malah nggak laku makanannya. heu

  6. Paling sukaaa sama ikan pindang asam manis. Ribet gak sih mbak cara bikinnya ? pingin bikin sendiri apa daya badan males bergerak. Hahaha

    • bikinnya sih gampang aja, mbak. bawang merang, bawang puting digoreng trus masukin ikannya, masukin cabe, kasih air asam sama gula. tapi aku juga kadang suka gagal nih masaknya. seringnya dimasakin ibu. hehe

  7. aduh, semua menu asam manis saya suka banget mbak. Jadi ngeces gini deh jadinya..huhu
    jadi dapet ide nih, buat sahur mau bikin sayap asam manis ah biar mirip-mirip dikit sama artikelnya mbak, 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *